Kegiatan sosial yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter bagi para siswa di bulan Ramadan. Meski seluruh siswa menjadi bagian dari tim kegiatan, yang turun langsung ke lapangan adalah perwakilan siswa dari setiap kelas. Mereka didampingi para guru yang membantu mengatur jalannya kegiatan agar tetap tertib dan aman.
Dengan mengenakan baju muslim putih yang rapi, para siswa tampak berbaris sambil membawa kotak-kotak takjil yang telah disiapkan. Sebelum kegiatan dimulai, para peserta terlebih dahulu melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenangan kebersamaan di bulan penuh berkah.
Pembagian takjil tahun ini berjumlah sekitar 500 kotak yang dibagikan kepada masyarakat di dua titik berbeda. Perwakilan siswa kelas 1 dan kelas 2 melaksanakan pembagian takjil di depan Pondok Pesantren Darul Furqon. Sementara itu, perwakilan siswa kelas 3 dan kelas 4 membagikan takjil di kawasan Simpang Ramayana Bontang yang dikenal cukup ramai dilalui pengendara menjelang waktu berbuka.
Didampingi para guru, para siswa dengan penuh semangat mulai membagikan kotak takjil kepada pengendara motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas. Para guru membantu mengatur posisi siswa di tepi jalan agar pembagian dapat berlangsung tertib dan tetap mengutamakan keselamatan.
Dengan senyum ramah, para siswa menyapa masyarakat yang melintas sambil menyerahkan kotak takjil. Beberapa pengendara tampak memperlambat kendaraan mereka untuk menerima bingkisan tersebut. Ucapan terima kasih pun terdengar dari para penerima takjil yang merasa terbantu dengan hidangan berbuka tersebut.
Meski yang turun langsung hanya perwakilan siswa, semangat kebersamaan tetap terasa karena kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh siswa MI TQ Darul Furqon. Kotak-kotak takjil yang dibagikan menjadi simbol kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat belajar langsung tentang arti kepedulian sosial, berbagi dengan sesama, serta menumbuhkan rasa empati sejak usia dini. Senyum para siswa yang membagikan takjil sore itu menjadi gambaran bahwa nilai-nilai kebaikan dapat ditanamkan melalui tindakan sederhana namun penuh makna


Posting Komentar