Dengan langkah mantap namun penuh rasa gugup, para siswa datang didampingi ustaz dan orang tua. Beberapa santri terlihat terus mengulang bacaan sambil menunggu giliran, sementara yang lain memilih duduk tenang memejamkan mata untuk menenangkan diri. Momen itu menjadi gambaran perjuangan para santri yang selama ini tekun belajar membaca Al-Qur’an menggunakan metode Qiraati.
Pra IMTAS Qiraati kali ini diikuti total 59 santri dari Yayasan Ponpes Darul Furqon. Dari jumlah tersebut, 22 peserta merupakan siswa MI TQ Darul Furqon yang telah melewati proses pembinaan dan latihan intensif selama beberapa bulan terakhir. Mereka menjadi bagian dari 195 santri peserta pra IMTAS tingkat Korcam Bontang Selatan.
Kegiatan ini bukan sekadar ujian kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ajang pembuktian hasil belajar para santri selama menempuh pendidikan. Para peserta diuji langsung oleh dewan penguji dari Korcam Bontang Selatan bersama kepala lembaga TPQ se-Kecamatan Bontang Selatan. Kehadiran para penguji memberikan suasana khidmat sekaligus menambah semangat peserta untuk tampil maksimal.
Di sela kegiatan, suasana haru juga terlihat dari para orang tua yang menunggu di luar ruangan. Mereka berharap anak-anaknya dapat mengikuti tahapan pra IMTAS dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik. Dukungan itu menjadi energi tersendiri bagi para santri yang berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan penguji.
Pihak MI TQ Darul Furqon menyampaikan rasa syukur atas antusiasme dan kesiapan para siswa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berharap pra IMTAS ini dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi bagi para santri untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan terus meningkatkan kualitas bacaan.
Melalui kegiatan ini, semangat pembelajaran Al-Qur’an di Bontang Selatan kembali terasa hidup. Suara lantunan ayat suci yang menggema di TPQ Al Mustaqim pagi itu seolah menjadi pengingat bahwa generasi muda yang dekat dengan Al-Qur’an sedang tumbuh dan dipersiapkan untuk masa depan yang lebih baik.

Posting Komentar