Bontang — Berbenah dari Disiplin, Guru MI TQ Darul Furqon Terapkan Check Lock Harian
Pagi itu, suasana di ruang Tata Usaha MI TQ Darul Furqon terasa sedikit berbeda. Satu per satu guru datang, bukan hanya untuk memulai aktivitas mengajar, tetapi juga untuk melakukan sebuah langkah kecil yang sarat makna: check lock. Dari kebiasaan sederhana inilah, upaya berbenah dimulai.
Sejak Selasa lalu, program check lock sebenarnya sudah berjalan. Namun, mulai Kamis, 7 Mei 2026, seluruh guru secara resmi dan serentak melaksanakannya setiap hari. Pagi saat datang, dan siang ketika hendak pulang, ruang TU menjadi titik temu kedisiplinan. Di sana, para guru mencatat kehadiran mereka dengan penuh kesadaran, bukan sekadar rutinitas administratif.
Tim yang menjalankan program ini bukanlah kelompok khusus, melainkan seluruh guru MI TQ Darul Furqon. Mereka menjadi bagian dari gerakan bersama, saling mengingatkan, sekaligus memberi teladan satu sama lain. Tidak ada yang merasa diawasi, justru yang tumbuh adalah rasa tanggung jawab dari dalam diri.
Kepala sekolah menyadari bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang konsisten. Check lock ini bukan sekadar absensi, melainkan sarana untuk membangun budaya disiplin yang lebih kuat. Dengan hadir tepat waktu dan tertib dalam administrasi, diharapkan para guru dapat memberikan contoh nyata bagi para siswa.
Di sela-sela kesibukan, terlihat senyum dan sapa hangat di ruang TU. Kegiatan check lock justru menjadi momen singkat yang mempererat kebersamaan. Dari situ, muncul semangat baru bahwa berbenah tidak harus menunggu hal besar—cukup dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama.
Lebih dari itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya MI TQ Darul Furqon dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Disiplin guru menjadi fondasi penting sebelum melangkah ke pembenahan yang lebih luas. Dengan sistem yang tertata, harapan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik pun semakin terbuka.
Kini, setiap bunyi langkah menuju ruang TU bukan hanya tanda kehadiran, tetapi juga simbol komitmen. Komitmen untuk berubah, untuk lebih baik, dan untuk bersama-sama membangun masa depan pendidikan yang lebih tertib dan berkualitas.
Dari ruang kecil itulah, cerita besar tentang berbenah sedang ditulis—hari demi hari, oleh para guru yang percaya bahwa disiplin adalah awal dari segalanya.

Posting Komentar