Bontang – Semangat meningkatkan mutu pendidikan kembali ditunjukkan oleh para guru MI TQ Darul Furqon. Rabu (30/9/2026), mereka hadir di Aula Auditorium Tiga Dimensi, Kota Bontang, untuk mengikuti Workshop Implementasi Integrasi Pembelajaran Mendalam dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Penguatan Pemahaman Instrumen Akreditasi Madrasah Tingkat Kota Bontang Tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti berbagai pendidik madrasah se-Kota Bontang ini dibuka dengan suasana hangat. Layar besar di depan aula menampilkan tulisan “Selamat Datang Peserta” beserta judul lengkap workshop, lokasi, dan tanggal pelaksanaan. Di antara peserta yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara adalah Ust. Ishlah, B. Mia, B. Afifah, B. Fitriah, B. Aisyah, B. Evi, B. Musda, B. Bika, dan B. Tata, yang semuanya merupakan guru dari MI TQ Darul Furqon.
Kehadiran sembilan guru MI TQ Darul Furqon ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan akreditasi. Mereka tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi aktif mencatat, berdiskusi, dan saling bertukar pengalaman dengan rekan-rekan dari madrasah lain.
Dalam workshop tersebut, para guru diajak memahami lebih dalam konsep Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diintegrasikan dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Pendekatan ini menekankan pentingnya membangun hubungan emosional yang positif antara guru dan peserta didik, sehingga proses belajar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, karakter, dan spiritualitas. Selain itu, sesi penguatan pemahaman instrumen akreditasi madrasah menjadi fokus utama. Materi yang disampaikan membantu peserta memahami indikator-indikator penting yang harus dipenuhi agar madrasah semakin siap menghadapi proses akreditasi tahun 2026.
Para guru MI TQ Darul Furqon menyadari bahwa workshop ini bukan sekadar kegiatan formal. Mereka membawa pulang pemahaman baru tentang pentingnya menyelaraskan kurikulum dengan standar akreditasi, sekaligus memperkuat pendekatan pembelajaran yang humanis. Dengan bekal materi yang diperoleh, diharapkan praktik pembelajaran di MI TQ Darul Furqon semakin berkualitas dan mampu menciptakan suasana kelas yang hangat serta penuh cinta.
Kegiatan yang digelar di Aula Auditorium Tiga Dimensi ini menjadi momentum berharga bagi para pendidik. Melalui workshop tersebut, guru-guru MI TQ Darul Furqon semakin yakin bahwa integrasi Kurikulum Berbasis Cinta dengan pembelajaran mendalam dapat menjadi kunci meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat kesiapan lembaga menghadapi akreditasi.


إرسال تعليق