Perwakilan siswa kelas 4 MI TQ Darul Furqon Bontang mengikuti kegiatan simulasi Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) bidang Matematika tahun 2026 pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan siswa dalam menghadapi kompetisi akademik sekaligus melatih kemampuan berpikir logis, kritis, dan teliti.
Siswa yang mengikuti simulasi tersebut yaitu Yazid, Arhabu, Nabila, Jinan, dan Ayyubi. Kelima siswa tampak antusias dan penuh semangat saat mengikuti rangkaian kegiatan simulasi yang berlangsung dengan tertib dan lancar.
Pelaksanaan simulasi didampingi oleh proktor dan pengawas yang memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur. Kehadiran proktor membantu mengatur jalannya sistem simulasi, sedangkan pengawas bertugas memastikan peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan tertib. Dengan pendampingan tersebut, suasana simulasi terasa semakin mirip dengan pelaksanaan OSN-K yang sebenarnya.
Ruang simulasi disiapkan dengan suasana yang nyaman dan kondusif agar siswa dapat fokus mengerjakan soal. Dalam kegiatan ini, peserta mengerjakan berbagai soal Matematika yang dirancang menyerupai model soal OSN-K. Soal-soal tersebut tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan analisis, logika, dan pemecahan masalah.
Selama simulasi berlangsung, para siswa terlihat serius dan berusaha memberikan hasil terbaik. Meski beberapa soal terasa cukup menantang, mereka tetap percaya diri dan berusaha menyelesaikannya dengan maksimal. Setelah kegiatan selesai, guru pembina memberikan evaluasi dan motivasi kepada siswa agar terus semangat belajar dan meningkatkan kemampuan mereka.
Guru pendamping menyampaikan bahwa simulasi ini menjadi langkah penting dalam membiasakan siswa menghadapi suasana kompetisi. Selain melatih kemampuan akademik, kegiatan ini juga membantu siswa belajar mengatur waktu, menjaga konsentrasi, dan meningkatkan rasa percaya diri.
Kepala MI TQ Darul Furqon Bontang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti simulasi dengan baik. Menurut beliau, keberanian dan semangat siswa untuk mengikuti kegiatan akademik seperti ini merupakan modal penting dalam meraih prestasi di masa depan.
Melalui kegiatan simulasi OSN-K Matematika 2026 ini, diharapkan Yazid, Arhabu, Nabila, Jinan, dan Ayyubi dapat memperoleh pengalaman berharga dan semakin siap menghadapi kompetisi yang sesungguhnya. Dukungan dari guru, proktor, pengawas, dan orang tua diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus berprestasi.

إرسال تعليق