Langkah Mantap Guru MI TQ Darul Furqon Menguatkan Kompetensi di IMTAS LPD Qiraati Bontang

 


Bontang – Suasana siang yang hangat pada Sabtu (6/6/2026) terasa berbeda di TPQ Nur Raudhah. Tepat ba’da Zuhur pukul 13.00 WITA, para peserta mulai berkumpul dengan wajah penuh semangat dan harapan. Hari itu menjadi momen penting bagi 17 peserta yang mengikuti kegiatan IMTAS LPD Qiraati Cabang Bontang, termasuk enam guru perwakilan TPQ Darul Furqon, di mana tiga di antaranya merupakan guru MI TQ Darul Furqon.



Kegiatan diawali dengan para peserta yang berbaris rapi sebelum memasuki rangkaian ujian. Meski telah terbiasa mengajar dan membimbing santri setiap hari, suasana kali ini menghadirkan rasa yang berbeda. Ada ketegangan yang berpadu dengan semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an sesuai standar Metode Qiraati.



Satu per satu peserta kemudian mengikuti berbagai tahapan tes yang telah dipersiapkan oleh tim penguji. Materi yang diujikan meliputi fashohah, tartil, gharib dan musykilat, tajwid, hafalan surat-surat pendek, hingga doa-doa harian. Setiap peserta diuji secara menyeluruh untuk memastikan kualitas bacaan dan pemahaman yang dimiliki benar-benar sesuai dengan kaidah yang diajarkan dalam Metode Qiraati.



Bagi para guru Darul Furqon, kegiatan ini bukan sekadar ujian kompetensi. Lebih dari itu, IMTAS menjadi sarana untuk terus memperbaiki kualitas diri sebagai pendidik Al-Qur’an. Mereka menyadari bahwa seorang guru tidak hanya bertugas mengajarkan, tetapi juga harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan pembelajaran terbaik kepada para santri.



Di sela-sela kegiatan, tampak para peserta saling memberikan dukungan dan motivasi. Senyum yang mengembang setelah menyelesaikan satu materi ujian menjadi gambaran bahwa proses belajar memang tidak pernah berhenti, bahkan bagi seorang guru sekalipun.



Pelaksanaan IMTAS LPD Qiraati ini juga menjadi bukti komitmen lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an di Bontang dalam menjaga mutu pembelajaran. Dengan adanya evaluasi dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para guru semakin siap mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.



Melalui langkah-langkah sederhana yang dimulai dari ruang ujian di TPQ Nur Raudhah, para guru telah menunjukkan bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas. Dari mereka, lahir harapan agar cahaya Al-Qur’an terus menyinari hati para santri dan masyarakat di masa yang akan datang.

Post a Comment

أحدث أقدم